Tuesday, June 3, 2014

kesehatan dan keselamatan kerja



KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

 


HYGIENE PERUSAHAAN DAN KESEHATAN KERJA (HYPERKES)
Pengertian
                Hygiene perusahaan dan kesehatan kerja merupakan bagian dari usaha kesehatan masyarakat yang ditujukan kepada masyarakat pekerja, sekitar perusahaan dan umum yang menjadi konsumen hasil produksi.

KEAMANAN KERJA
  Adalah unsur-unsur penunjang yang mendukung terciptanya suasana kerja yang aman, baik, berupa
material maupun non material.
KESEHATAN KERJA
  Adalah bagian dari ilmu kesehatan sebagai unsur-unsur yang menunjang terhadap adanya jiwa-raga dan lingkungan kerja yang sehat.
  Kesehatan kerja meliputi kesehatan jasmani dan rohani, dimana keduanya saling berkaitan, kesehatan rohani berpengaruh terhadap kesehatan jasmani dan kesehatan jasmani dipengaruhi kesehatan lingkungan.

Kesehatan Jasmani
  Adanya makanan dan minuman yang bergizi.
  Adanya sarana dan prasarana olahraga.
  Adanya waktu istirahat.
  Adanya asuransi kesehatan bagi karyawan.
  Adanya sarana kesehatan atau kotak P3K.
  Adanya buku panduan mengenai K3.
  Adanya transportasi untuk kesehatan (mobil ambulan).

Kesehatan Rohani
  Adanya sarana dan prasarana ibadah.
  Penyuluhan kerohanian rutin.
  Adanya tabloid atau majalah kerohanian.

Kesehatan Lingkungan
  Adanya sarana dan prasarana kebersihan, kesehatan dan ketertiban.
  Adanya tempat sampah yang memadai.
  Adanya WC/kamar mandi yang memadai.
  Adanya air yang memenuhi kebutuhan.
  Ventilasi udara yang cukup.
  Masuknya sinar matahari ke ruang kerja.
  Adanya kipas angin atau AC.
  Adanya jadwal piket kebersihan/pekerja kebersihan.

KESELAMATAN KERJA
  Adalah keadaan dimana seseorang merasa aman dan sehat dalam melaksanakan tugasnya. Keselamatan kerja adalah sebagian ilmu pengetahuan yang penerapannya sebagai unsur-unsur penunjang seorang karyawan agar selamat saat sedang bekerja dan setelah mengerjakan pekerjaannya.

TUJUAN
Tujuan hyperkes adalah untuk mencapai derajat kesehatan
                tenaga kerja setinggi - tingginya sehingga dapat
                meningkatkan produksi.

Usaha Yang Dilakukan
  Pencegahan dan pemberantasan penyakit dan kecelakaan akibat kerja.
  Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan tenaga kerja
  Perawatan dan peningkatan daya produktivitas tenaga
                manusia
  Perlindungan masyarakat luas (konsumen) dari bahaya yang mungkin ditimbulkan dari hasil produksi

HAK DAN KEWAJIBAN PERUSAHAAN
TERHADAP TENAGA KERJA YANG BARU BEKERJA
Pimpinan perusahaan berkewajiban menunjukkan dan menjelaskan :
Ø  Kondisi dan bahaya yang dapat timbul di tempat kerja.
Ø  Semua alat pelindung yang diharuskan.
Ø  Cara dan sikap dalam melakukan pekerjaannya.
Ø  Memeriksakan kesehatan fisik dan mental tenaga kerja yang bersangkutan.
TERHADAP TENAGA KERJA YANG SEDANG DIPEKERJAKAN
  Membina tenaga kerja dalam hal pencegahan kecelakaan, penanggulangan kebakaran, pemberian P3K, dan peningkatan usaha K3 pada umumnya.
  Memeriksa kesehatan fisik dan mental tenaga kerja secara berkala.
  Menyediakan APD bagi tenaga kerja secara cuma-cuma.
  Memasang gambar atau UU Keselamatan Kerja sesuai petunjuk pegawai pengawas atau ahli K3.
  Mentaati semua persyaratan K3 baik yang diatur dalam  UU maupun yang ditetapkan pegawai pengawas.

HAK DAN KEWAJIBAN TENAGA KERJA
HAK
  Meminta kepada pimpinan perusahaan agar dilaksanakan syarat K3 yang diwajibkan di tempat kerja.
  Menyatakan keberatan melakukan pekerjaan bila syarat K3 serta APD yang diwajibkan tidak memenuhi persyaratan.
KEWAJIBAN
  Memakai APD yang diwajibkan.
  Mentaati persyaratan K3 yang berlaku di tempat kerja.

0 komentar:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 FARMASI DAN OBAT HERBAL Seo Elite by BLog BamZ | Blogger Templates