Translate

Thursday, September 11, 2014

hipersensitivitas bayi

Alergi pada bayi
           Reaksi alergi atau hipersensitivitas adalah suatu respon imun berlebihan, dengan derajat bervariasi mulai dari yang ringan sampai berat, terhadap substansi yang dalam keadaan normal sebenarnya tidak membahayakan. Sistem imun bertugas melindungi tubuh terhadap substansi substansi yang
membahayakan ( antigen ). Namun demikian, pada orang orang yang peka , sistem imun tersebut dapat bereaksi secara berlebihan terhadap substansi substansi tersebut yang biasanya tidak membahayakan. Akibatnya, timbul alergi. Alergi yang dialami oleh masing masing orang tidak sama. Sebagian orang hanya alergi terhadap salah satu substansi, sedangkan sebagian lainyamungkin alergi terhadapberbagai macam
substansi.bayi dan anak kecil umumnya lebih mudah mengalami alergi karena sistem imun mereka masih belum berkembang sempurna dan dalam taraf adaptasi terhadap lingkungan sekitar. Alergen akan menimbulkan reaksi alergi melalui kontak langsung dengan kulit, saluran napas ( dihirup ) , saluran cerna ( konsumsi makanan / minuman ) atau injeksi ( misalnya suntikan atau gigitan / sengatan serangga ). Reaksi alergi dapat berupa alergi musiman ( seperti hay fever ) yang dipicu oleh sari serbuk tumbuhan. Reaksi alergi juga dapat dipicu oleh obat obatan, makanan tertentu, debu atau bulu binatang. Penyebab terbanyak alergi pada bayi usia 0 sampai 1 tahun yaitu makanan ( susu ), obat , infeksi , serangga , penyakit sistemik tertentu.
        Bila bayi mengalami gejala gejala seperti berikut :
1.       Kemerahan dan kadang kadang disertai gatal pada kulit
2.       Bersin bersin
3.       Mata gatal
       Periksa apakah disertai dengan gejala gejala berikut :
1.       Rewel
2.       Muntah
3.       Bengkak
4.       Diare bercampur darah
       Bila ada, apakah gejala gejala tersebut  muncul secara tiba tiba sesudah bayi diberi susu ?
Dan bila memang gejala tersebut ada, mungkin bayi mengalami alergi susu sapi onset cepat ( gejalanya segera muncul ).  Apakah bayi mengalami gejala anafilaksi seperti  :
1.       Mengi ( napas berbunyi )
2.       Sensasi hangat dan kemerahan pada kulit
3.       Nyeri atau kejang perut
Langkah yang harus ditempuh adalah :
1.       Lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan berikan terapi yang sesuai
2.       Gawat darurat, bawa segera ke rumah sakit terdekat.
Itulah langkah yang harus ditempuh bila bayi mengalami gejala gejala yang tertera diatas.

Anjuran untuk pasien untuk menghindari alergi :
1.       Sedapat mungkin hindari alergen misalkan dengan menghentikan penggunaan obat obat yang memicu alergi, tidak memelihara hewan di dalam rumah, gunakan alat penyaring udara dan tidak memberi makan bayi yang tidak sesuai dengan usianya.
2.       Bersihkan dan ganti sprei dan sarung bantal secara berkala agar tidak menjadi sarang debu atau kutu.
Komen dan masukkan sangat diharapkan bagi para pengunjung, terima kasih

Hanief Bop

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.

0 komentar:

Post a Comment

 

Copyright @ 2013 FARMASI OBAT HERBAL.

Designed by Templateiy & CollegeTalks